Langsung ke konten utama

Postingan

Miris, Seruan Zina Makin Menggema

Oleh: Nor Aniyah, S.Pd* . Kasus demi kasus perbuatan zina terus terjadi setiap waktu. Viralnya video asusila pasangan pelajar di Banjarmasin hanyalah satu kasus yang mencuat bulan ini. Tak hanya itu, terciduknya banyak pasangan mesum di hotel-hotel di Banjarmasin juga menambah panjang deretan kasus zina yang kian merajalela di banua ini. Liberalisme dan sekulerisme telah mencerabut Islam dari benak umat sedikit demi sedikit.  Komisi IV DPRD Banjarmasin memanggil Dinas Pendidikan, merespons terjadinya kasus asusila yang melibatkan pelajar SMP di Banjarmasin. Dalam pertemuan tersebut ditekankan,  Disdik tak boleh tinggal diam. Diberikan masukan, agar Disdik tak cuma fokus pada pendidikan formal, tapi juga akhlak (kalsel.prokal.co, 28/10/2019). Tak hanya itu, satpol PP Banjarmasin menggelar razia ke sejumlah hotel di Kota Banjarmasin pada Senin (21/10/2019), telah menjaring sebanyak 41 muda-mudi berstatus bukan suami istri tengah ngamar di beberapa hotel di kota Banjarmasin, pasa...

Radikalisme Pengganjal Keutuhan Negara, Benarkah?

Oleh: Nor Aniyah, S.Pd (Pemerhati Masalah Sosial Kemasyarakatan) Maraknya isu radikalisme membuat semua pihak resah tak terkecuali aparat Kepolisian Polres Tanah Bumbu, tidak hanya dikawasan perkotaan melainkan hingga kepelosok perkampungan/desa. Mengantisipasi hal tersebut Polres Tanah Bumbu lakukan pencegahan dini dengan menggandeng aparatur desa serta warga masyarakat untuk bersama-sama menolak paham radikalisme (tribratanewstanbu.kalsel.polri.go.id, 20/10/19).  Jajaran Kepolisian di Kabupaten Tanah Bumbu juga akan menggelar kegiatan membahas tentang bahaya paham radikal, dari sudut pandang agama Islam. Intinya, kita tidak mau bangsa ini ternodai dengan paham yang melanggar aturan. Kita adalah bangsa besar, menjunjung tinggi budaya gotong-royong, dan toleransi,” pungkasnya (klikkalsel.com, 16/10/2019). Sementara itu, warga Dayak Meratus di Desa Hinas Kiri mendapatkan wawasan kebangsaan, diberikan oleh Danramil 1002-01/Birayang. Menurutnya, penting memahami wawasan kebangsaan bag...

Sosialisasi Pendewasaan Usia Nikah

Oleh: Nor Aniyah, S.Pd* Kalimantan Selatan (Kalsel) menjadi daerah sasaran Sosialisasi Pendewasaan Usia Nikah Tim Pengabdian Masyarakat Universitas Indonesia (UI). Di SMAN 12 Banjarmasin, sosialisasi diisi oleh tiga dosen Fakultas Hukum (FH) UI. Dijelaskan Dosen FH UI, Kalsel dipilih menjadi lokasi sosialisasi karena merupakan daerah yang masuk urutan tiga besar daerah dengan angka pernikahan dini tertinggi di Indonesia. Sosialisasi ini juga menurutnya sebagai upaya untuk membantu Pemerintah mensosialisasikan Revisi Undang-Undang Nomor 1 Tahun 1974 Tentang Perkawinan (banjarmasin.tribunnews.com, 11/10/2019). Sementara itu, puluhan pelajar SMA Negeri 1 Amuntai Kabupaten Hulu Sungai Utara (HSU) pun mendapatkan bimbingan serta sosialisasi pendewasaan usia nikah dan ketahanan keluarga bertajuk “ Training for Trainers ” dari dosen Universitas Indonesia (UI) dan mahasiswa UI. Dosen Fakultas Hukum UI menuturkan, pendewasaan usia perkawinan bertujuan memberikan pengertian dan kesadaran kepada ...

Save Meratus Tak Pernah Pupus

Oleh: Nor Aniyah, S.Pd* Beberapa waktu lalu sempat mencuat penolakan aktifitas tambang di kawasan meratus, terlebih banyak pihak yang melakukan aksi penolakan dengan tagar #SaveMeratus . Hal tersebut bertujuan untuk melindungi kawasan hutan hujan tropis terakhir yang ada di Kalimantan Selatan dan Timur tersebut, agar tidak terjamah oleh aktivitas pertambangan. Aksi penolakan tersebut sempat mereda, tetapi Mahasiswa yang tergabung dalam aliansi Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Seluruh Indonesia kembali menyuarakan aksi penolakan. Para Mahasiswa meminta kementrian Energi dan Sumber Daya Mineral Republik Indonesia mencabut seluruh izin tambang di kawasan Meratus (klikkalsel.com, 04/10/2019). Mahasiswa masih menjadi garda terdepan sebagai penggerak aksi. Mereka sebelumnya sepakat menolak hasil revisi RUU KUHP, UU KPK, Minerba, Pertanahan, Permasyarakatan dan Penghapusan Kekerasan Seksual (PKS). Kali ini, mereka turun ke jalan menyuarakan “Save Meratus” di simpang empat Jalan Lambung Mangkur...

Kalsel Darurat Narkoba

Oleh: Nor Aniyah, S.Pd* Kalsel menempati posisi keenam penyalahgunaan narkoba di Indonesia. BNNP Kalsel mencatat peredaran narkoba di Kalsel sekitar 2 persen, lebih tinggi dari angka nasional, yang sebesar 1,77 persen. Menekan angka tersebut, BNNP Kalsel menggelar diseminasi informasi melalui talkshow di instansi pemerintah. Kepala BNNP Kalsel, Brigjen Pol  M. Aris Purnomo mengatakan, Indonesia sudah darurat narkoba. Untuk itu perlu kesatuan langkah untuk memerangi narkoba (jejakrekam.com, 6/8/2019). Badan Narkotika Nasional Kabupaten (BNNK) Hulu Sungai Utara (HSU) pun membuka klinik pratama di kantor BNN HSU. Kepala BNNK HSU melalui Kasi Rehabilitasi BNNK HSU mengatakan, proses rehabilitasi sudah berjalan sejak Januari 2019, namun untuk klinik pratama izinnya baru terbit. “Kami ingin mengenalkan kepada masyarakat bahwa BNNK HSU sudah resmi memiliki klinik, dan siap melayani rehabilitasi bagi pecandu narkoba dan alkohol,” ujarnya (jejakrekam.com, 13/8/2019). Kementerian Hukum Hukum...

Gerakan Revolusi Mental Menuju Kebangkitan Umat

Oleh: Nor Aniyah, S.Pd* . Pemko Banjarmasin menggelar sosialisasi Gerakan Nasional Revolusi Mental (GNRM) di Kota Banjarmasin dengan mengundang warga, tokoh masyarakat, Ormas dan Komunitas, serta ASN di Balai Kota Banjarmasin, Kamis (27/06/2019). Dalam sambutannya, Wali Kota Banjarmasin menyebutkan revolusi mental adalah gerakan hidup baru dalam menuju berkelakuan lebih baik. Gerakan ini sudah dicetuskan Presiden RI pertama Ir Soekarno. Revolusi mental saat itu agar supaya negara Indonesia menjadi negara yang berdaulat dalam aspek politik, dan mandiri dalam hal ekonomi, dan berkarakter dalam hal sosial budaya. Presiden saat ini pun menyerukan revolusi mental, di mana Gerakan Nasional Revolusi Mental (GNRM), yang dimaksudkan untuk mengubah kebiasaan lama menjadi kebiasaan baru untuk mewujudkan negara Indonesia yang berdaulat dan berkarakter. Ia melanjutkan, ketergantungan dengan kondisi sekarang, era industri 4.0 ini merupakan langkah yang seharusnya dilakukan dalam revolusi mental (apa...

Jaminan Keamanan Makanan Dalam Pandangan Islam

Oleh: Nor Aniyah, S.Pd* Tim gabungan dari Kantor Badan POM di HSU bekerja sama dengan Dinas Kesehatan dan Dinas Perdagangan Balangan, mendatangi Pasar Paringin dan Pasar Modern Adaro. Dalam operasi yang dilakukan tersebut tim memperoleh 27 sampel dari pedagang yang ada di Pasar Paringin. Berdasarkan pengujian yang dilakukan terhadap semua sampel diperoleh hasil ada empat sampel yang tidak memenuhi syarat atau TMS. Di mana sampel bahan makanan tersebut diketahui positif mengandung Rhodamin B atau pewarna tekstil (banjarmasin.tribunnews.com, 25/06/2019). Badan Pengawas Obat dan Makan (BPOM) di Kabupaten Hulu Sungai Utara (HSU) baru-baru ini juga masih temukan 2 sampel positif mengandung Rodhamin-B dari 32 sampel kue, makan, dan bahan pembuat makan dari para pedagang kaki lima yang berjualan di sepanjang jalan Abdul Azis hingga pasar induk Amuntai (kanalkalimantan.com, 21/06/2109). Beberapa bulan lalu, Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) menemukan dua ton bahan tambahan pangan (BTP) ya...