Oleh: Nor Aniyah Ada yang menyangka urusan tulis-menulis atau karang-mengarang itu untuk yang muda-muda, yang remaja saja. Seakan-akan hanya ditujukan buat kalangan mereka, yang tua mengalah. What ? Banyak hal yang seolah jadi pembenaran akan ini. Memang kebanyakannya kegiatan nulis tak cukup akrab dengan mereka yang telah dewasa usianya. (Kalau nggak mau dibilang tua. Hehehe).. Kalangan dewasa seakan telah disibukkan dengan banyak hal. Urusan kerja, nyari nafkah atau mengurus rumah tangga misalnya. Rasa-rasanya, nggak ada waktu lagi buat nulis. Nah, pemikiran semacam ini sudah seharusnya kita ubah dan diperbaiki. Kenapa? Pasalnya, menulis itu kan kegiatan yang tak memgenal batasan usia. Baik kaum hingga kaum tua sekalipun tak masalah, silakan menulis. Oiya, bukan sebuah hal yang aneh lagi, jika ada orang yang sudah berusia lanjut, tapi dia tetap menulis dan menghasilkan karya. Misalnya, Marion Howard Spring yang menulis novel " Elevent Stories and a Begining" ketika ...