Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dengan label Dokumentasi

Menggagas Budaya Literasi Muslimah Banua

Membangun sebuah peradaban manusia yang berkualitas, cerdas, dan unggul membutuhkan gerakan literasi yang kontinuitas. Hal ini dibahas dalam acara talk show bedah novel Mawinei di Aula Sehati, Kabupaten Hulu Sungai Selatan (HSS), jalan Melati no. 17 Kandangan, Sabtu (31/3). Talk show Bedah Novel Mawinei mengangkat tema "Menggagas Budaya Literasi Muslimah Banua." Acara ini diselenggarakan oleh Muslimah Banua Menulis. Sebuah komunitas yang hadir untuk mewadahi dan membimbing para Muslimah yang ada di Banua yang tertarik dalam dunia kepenulisan sehingga mampu melahirkan penulis Banua yang mumpuni berkarya. Kendala dan tantangan yang dihadapi dunia kepenulisaan saat ini dapat dirasakan dari berbagai aspek. Di antaranya dapat dilihat dari masih sedikitnya jumlah buku yang terbit. Minimnya komunitas dan pelatihan yang mewadahi kehadiran penulis, serta masih kurangnya aspirasi dan minat masyarakat dalam kepenulisan. Perlu upaya serius untuk tetap melestarikan budaya literasi lewat...

Kongres Ibu Nusantara di Banua Enam

Alhamdulillah.. Ahad 25 Desember kemarin, sebanyak 185 ibu se-HSS beserta ibu Muslimah se-Banua Anam lainnya telah mengikuti acara Kongres Ibu Nusantara bertemakan "Negara Soko Guru Ketahanan Keluarga" di gedung Saraba Kawa, Tabalong, Kalimantan Selatan. Kongres Ibu Nusantara #Tabalong #KalSel tersebut berhasil terselenggarakan dengan sukses dan berkesan. Respon peserta #KIN4 Banua Enam dari Hulu Sungai Selatan (Perwakilan rombongan Tawia, Taniran, Loksado, Negara, Kandangan, Bamban, Telaga Langsat): * "Mudahan kaina anak-anak kita ne jadi lebih baik, jangan umpatan kaya itu maumpati yang me-ubat (narkoba)." * "Rasa titikan banyu mata handak menangis mendengarakan pembacaan syair puisinya." * "Acaranya rami wan katuju haja umpat ke acara, bila ada acara lagi bawai haja lagi kami."  * Pas acara sebagian ibu-ibunya merekam/mem-video dari awal sampai akhir acara, "Gasan mandangarakan pas di rumah pulang," jar sidin. * "Dasar b...

Menulis, Mengikat Ilmu

Imam Syafi'i bertutur, "Ilmu itu bagaikan hasil panen/buruan di dalam karung, menulis adalah ikatannya." *** #Berbagi_Pena "Menjadi Penulis, Why Not?" di Perpustakaan Daerah, HSS, KalSel Rabu, 05/10/2016

"Karya untuk Generasi"

"Kalau engkau bukan anak raja dan bukan anak ulama besar, maka menulislah." Sepenggal kalimat dari Imam Al-Ghazali tersebut, mengajarkan kepada kita betapa pentingnya menulis dan tulisan. Meninggalkan karya untuk generasi berikutnya. *** #Berbagi_Pena "Menjadi Penulis, Why Not?" Bersama siswi MTs Sullamus Sa'adah, Taniran Kubah, HSS, KalSel Jum'at, 30/09/2016

"Karya yang Abadi"

Sahabat Rasulullah saw, Ali bin Abi Thalib bertutur: "Semua penulis akan mati. Hanya karyanyalah yang akan abadi. Maka tulislah sesuatu yang akan membahagiakan dirimu di akhirat kelak." *** #Berbagi_Pena "Menjadi Penulis, Why Not?" Bersama santriwati Ponpes Tarbiyatul Furqan, HSS, KalSel Ahad, 25/09/2016